Persahabatan

Senin, 01 September 2008



Diposting oleh Icoel Arif Budiman di Senin, September 01, 2008
Label: icoel n Ortu Wisuda

3 komentar:

ayah & bunda fata mengatakan...

Congratz ya mazzzz

7 November 2008 pukul 09.48
Icoel Arif Budiman mengatakan...

makasih mas

25 November 2008 pukul 03.05
Icoel Arif Budiman mengatakan...

makasih mas

25 November 2008 pukul 03.06

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Foto saya
Kuningan Jawa Barat, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

PERSAHABATAN

Kalau tidak ada sahabat, otak kacau. Kepada siapa kita akan menyatakan perasaan yang terpendam ?

Ada juga orang yang sanggup bersahabat dengan hati dan akalnya sendiri saja. Tetapi kalau dilihat dari kehidupan sehari-harinya tampak kesepian jiwanya.

Sadarkah kita, bahwa mencari sahabat lebih kita utamakan dari mencari cinta ?

Foto

  • icoel n Ortu Wisuda (1)
  • logo (1)

Langganan

Postingan
Atom
Postingan
Komentar
Atom
Komentar

Daftar Blog

Arsip Blog

  • ►  2009 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ▼  2008 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (8)
    • ▼  September (3)
      • Tanpa judul
      • Tanpa judul
      • persahabatan

Persahabatan

" Bersahabatlah dengan orang yang tidak ada maksud udang di balik batu ". (HAMKA).
" Persahabatan tidak memandang jenis kelamin baik itu laki-laki maupun perempuan". (HAMKA)

“Orang yang bijaksana, tidaklah mencari sahabat melainkan orang-orang yang panjang fikirnya, kuat agamanya, luas ilmunya, tinggi akhlaknya, lanjut akalnya, dan diwaktu mudanya hidup bergaul dengan orang-orang yang saleh. Barang siapa yang melalaikan percintaan sahabatnya, tidaklah dia akan merasai buah persaudaraan orang itu. Barang siapa memutuskan persaudaraan lantaran “ Takut Kena “, hiduplah dia tidak bersaudara. Tidaklah ada kesenangan hati yang menyamai kesenangan bersahabat, dan tidak ada kedukaan yang melebihi putus persahabatan “. ( Abu Hatim )

" Sebagaimana mencarai istri untuk teman hidup dikuatkan dengan akal, maka mencari temanpun harus di bawah kontrol akal. Sebab bersahabat hampir sama dengan perkawinan. Bedanya ialah kawin dengan perempuan adalah perkawinan badan dan roh. Adapun persahabatan adalah perkawinan roh dengan fikiran ". ( HAMKA )

” Sahabat sejati adalah orang yang mau mendengar dan mengerti ketika anda mengungkapkan perasaan anda yang paling dalam. Ia mendukung ketika anda tengah berjuang. Ia menegur dengan lembut penuh kasih ketika anda berbuat salah, dan ia memaafkan ketika anda gagal. Seorang sahabat melecut anda untuk pertumbuhan pribadi, mendorong anda memaksimalkan potensi anda sepenuhnya. Adapun yang paling menakjubkan, ia merayakan keberhasilan anda seolah-olah keberhasilannya sendiri ”. ( Richard Exley, 2002 )